ja_mageia


  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home
SUKSESI VEGETASI SETELAH KEGIATAN PERLADANGAN BERPINDAH DI PROPINSI KALIMANTAN TENGAH, INDONESIA PDF Print E-mail
Written by SBK   
Sunday, 01 March 2015 22:07

SUKSESI VEGETASI SETELAH KEGIATAN PERLADANGAN BERPINDAH

DI PROPINSI KALIMANTAN TENGAH, INDONESIA

 

Widiyatno1), Budiadi1), Shinya Numata2), Tetsuro Hosaka2), Eko P. Setyanto3)

1) GadjahMada University

2) Tokyo Metropolitan University

3) PT Sari BumiKusumaKatinganSeruyan

Pendahuluan

Perladangan berpindah merupakan salah satu bentuk pertanian subsisten dengan masa bera yang panjangyang dilakukan di beberapa negara tropis. Namun demikian, kegiatan perladangan berpindah menjadi sebuah problematika karena dapat memperluas proses degradasi hutan. Di sisilain, proses suksesi vegetasi setelah kegiatan perladangan berpindah memerlukan waktu hingga 100 tahun untuk membentuk kembali kondisivegetasi seperti hutan primer.

 

Last Updated on Sunday, 21 June 2015 16:38
Read more...
 
Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) di areal PT Sari Bumi Kusuma Katingan-Seruyan PDF Print E-mail
Written by SBK   
Sunday, 01 March 2015 22:01

Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) di areal PT Sari Bumi Kusuma Katingan-Seruyan

Pada tanggal 11-18 Pebruari 2015 yang lalu, PT Sari Bumi Kusuma (SBK) telah menjalani Penilaian Kinerja PHPL.Lembaga Penilai yang melaksanakan proses Penilaian Kinerja tersebut adalah PT Ayamaru Sertifikasi dengan auditor yaitu Burhanudin Hadisiswoyo, S.Hut (Lead Auditor/Audit Aspek Prasyarat); Rendi Juliandi, S.Hut (Auditor Aspek Produksi); Dadan Darmawan, S.Hut (Auditor Aspek Ekologi); Uswatun Darmono, S.Sos (Auditor Aspek Sosial) dan Dwi Jatmiko Dwiyanto (Auditor VLK).

 

Meski telah menjalankan proses sertifikasi Sustainable Forest Management (SFM) sesuai dengan prinsip-prinsip Forest Stewardship Council® (FSC®) dan memiliki sertifikat FSC® dari Rainforest Alliance (RA) pada tahun 2007, proses penilaian Kinerja PHPL yang bersifat mandatory tetap harus di laksanaka noleh PT SBK. Hal tersebut disebabkan sertifikasi yang dilaksanakan lembaga penilai Rainforest Alliance bersifat voluntary atau sukarela.

 

Last Updated on Thursday, 28 January 2016 16:32
Read more...
 
WORKSHOP METODE RISET KEHUTANAN PDF Print E-mail
Wednesday, 05 November 2014 11:46

 

“Riset yang paling baik adalah riset yang memecahkan sebuah permasalahan, cara terbaik meningkatkan kemampuan riset adalah melakukan riset dan peneliti yang paling penting dalam memecahkan persoalan pengelolaan hutan tropis adalah peneliti yang bekerja di negara tersebut”.

-         Profesor Francis “Jack” Putz -

 

Atas dasar itulah pada tanggal 26 Oktober 2014 yang lalu, PT Sari Bumi Kusuma (SBK) bekerjasama dengan Universitas Tanjungpura (UNTAN) dan University of Florida (UF) menyelenggarakan workshop metode riset kehutanan di Base Camp PT SBK.

 

Last Updated on Wednesday, 05 November 2014 11:53
Read more...
 
SBK PROVIDES A GLOBALLY SIGNIFICANT MODEL FOR TROPICAL SILVICULTURE PDF Print E-mail
Wednesday, 05 November 2014 11:43

SBK PROVIDES A GLOBALLY SIGNIFICANT MODEL FOR TROPICAL SILVICULTURE

Professor Francis E. “Jack” Putz, University of Florida, USA

 

In the field of natural forest management in the tropics, Indonesia leads the world and one of the leaders in Indonesia is Sari Bumi Kusuma (SBK) Katingan-Seruyan block in Central Kalimantan. Over my four decades in tropical forestry, I have not yet encountered an operational-scale silvicultural effort like SBK’s.  In South America and Africa, the focus is on reducing the impacts of logging (RIL). SBK employs RIL techniques but then in half of its concession follows selective logging with enrichment planting of seedlings of commercial timber species along cleared lines through the harvested forest.  At the time of my most recent visit in late 2014, SBK had successfully line-planted 49.207 hectares. The company’s total area is 147.600 ha and allocated effective area for two silvicultural systems: TPTJ (60.508 ha) and TPTI (59.098 ha), nature conservation (12.668 ha), and areas used for infrastructure (road, camp buildings), villages, rivers, and seed stands (15.326 ha).

 

Last Updated on Wednesday, 05 November 2014 11:53
Read more...
 
Praktek Pertanaman saat ini Memiliki Pengaruh Genetik yang tak Berarti pada Tanaman Dipterocarp di Hutan Hujan Tropis PDF Print E-mail
Written by SBK   
Monday, 11 August 2014 11:39

Praktek Pertanaman saat ini Memiliki Pengaruh Genetik yang tak Berarti pada Tanaman Dipterocarp di Hutan Hujan Tropis

Oleh  A. IZUNO¹⁾˒²⁾,  S. INDRIOKO³⁾,  WIDIYATNO³⁾,  E. PRASETYO³⁾,  KASMUJIONO⁴⁾  and  Y.  ISAGI¹⁾

Abstrak

Pohon-pohon Dipterocarp keberadaannya secara ekologis dan komersial berperan penting di kawasan hutan hujan tropis wilayah di Asia Tenggara. Untuk pengelolaan ekosistem hutan secara berkelanjutan dan pelestarian keanekaragaman hayati, hal yang perlu dilakukan adalah membangun pertanaman dengan metode yang dapat menjamin bahwa variasi genetik pohon yang ditanam ekuivalen dengan pohon-pohon di hutan alam.

 

Last Updated on Monday, 11 August 2014 11:41
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 Next > End >>

Page 2 of 6
Wednesday, 26 September 2018

Certificate

certificate
"Seringkali kita merasa mencintai tetapi yang terjadi sebenarnya adalah kita hanya mementingkan pengakun atas eksistensi kita."